KOMUNIKASI DATA BLUETOOTH

By Asif Aulia' Al-Ula 085514073 Elkom 1 2008
 Bluetooth merupakan spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Bluetooth menggunakan gelombang radio microware beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz. Sinyal yang dipancarkan bluetooth dalam bentuk menyebar.
Pada dasarnya bluetooth diciptakan untuk menawarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, konsumsi daya yang rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu menyediakan layanan yang bermacam-macam.
Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching dan packet switching. Bluetooth dapat mendukung sebuah kanal data asinkron, tiga kanal suara sinkron simultan atau sebuah kanal dimana secara bersamaan mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung sebuah kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s.
Sebuah perangkat yang memiliki teknologi wireless bluetooth akan mempunyai kemampuan untuk melakukan pertukaran informasi dengan jarak jangkauan sampai dengan 10 meter (~30 feet), bahkan untuk daya kelas 1 bisa sampai pada jarak 100 meter.


Gambar 1. Blok fungsional sistem bluetooth.

Sistem bluetooth terdiri dari sebuah radio transceiver, baseband link Management dan Control, Baseband (processor core, SRAM, UART, PCM USB Interface), flash dan voice code. sebuah link manager. Baseband link controller menghubungkan perangkat keras radio ke baseband processing dan layer protokol fisik. Link manager melakukan aktivitas-aktivitas protokol tingkat tinggi seperti melakukan link setup, autentikasi dan konfigurasi.
Tiga buah lapisan  fisik yang sangat penting dalam protokol arsitektur Bluetooth ini adalah : Bluetooth radio (lapis terendah dari spesifikasi Bluetooth), Baseband (lapis yang memungkinkan hubungan RF terjadi antara beberapa unit Bluetooth membentuk piconet) dan LMP (Link Manager Protocol, bertanggung jawab terhadap link set-up antar perangkat Bluetooth).
                Piconet merupkan perangkat Bluetooth terbaru yang dapat memainkan peran "tuan" dan dapat berkomunikasi dengan sampai maksimum 7 perangkat sebagai "budak". Kelompok ini dari 8 perangkat (1 master + 7 budak) piconet. Pada setiap waktu yang diberikan, data dapat ditransfer antara tuan dan 1 budak, tetapi master beralih cepat dari budak budak secara bergiliran untuk melihat setiap permintaan transfer file lebih lanjut.

Source :

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by ELKOM UNESA Themes | Bloggerized by ELKOM UNESA - Premium Blogger Themes | Dibangun untuk kepentingan bersama