sistem radio bergerak



Oleh Anggun Budi Santoso (085514069)

 

Sistem radio bergerak

Suatu perkembangan yang amat berarti bagi sistem telepon terjadi ketika muncul sistem telepon bergerak. Dengan sistem ini maka pemegang telepon dapat bergerak bebas sambil bertelepon, bahkan dapat berkomunikasi data dari dalam mobil.

Adapun jaringan telepon bergerak terdiri dari jaringan Base stasion dan jaringan pelanggan.  Jaringan Base stasiun adalah jaringan antara base stasiun dengan MSC           ( Main Switch Controler )  sedangkan jaringan pelanggan adalah hubungan  antara pesawat mobile dengan base stasiun ( BS) sebagai penerus ke MSC. Tiap – tiap BS menggunakan frekwensi yang berlainan.

Tiap – tiap BS mempunyai daerah liputan sendiri yang tidak terlampau luas. Selama MS berada didalam daerah liputannya hubungan MS ke MSC dilakukan lewat BS tersebut. Jika MS bergerak pindah dari satu liputan BS ke liputan BS lain, maka terjadi transaksi pindah pelayan ( Hand over ) antar BS dengan koordinasi MSC.

Dalam koordinasi perpindahan,  MS akan melapor kepada BS baru bahwa dia ada dalam jangkauannya. Hal ini disampaikan kepada MSC dan MSC mencatat lokasi pelayanan untuk MS tersebut, sambil memerintahkan BS untuk melepas / melayani MS tersebut.

Luas cakupan BS ditentukan oleh banyaknya MS ( probabilitas rata – rata pada jam tersibuk) dalam BS tersebut. Semakin banyak MS maka daerah liputan BS akan semakin kecil. Bahkan dalam satu gedung dapat saja dibuat mini BS yang hanya melayani MS yang ada digedung itu.

Dengan diidentifikasi daerah liputan dimana MS berada maka MSC akan mudah mencarinya pada saat ada panggilan kepada MS.

MS dapat saja me / di hubungi  ketelepon manapun didunia ini karena MSC tersambung ke sentral – sentral telepon tetap atau bergerak lainnya.

Dengan adanya kemungkinan penggunaan frekwensi ulang untuk tiap – tiap daerah liputan BS, maka sistem telepon bergerak ini dapat menampung banyak pelanggan untuk daerah yang semakin luas.

Sekarang ini telepon bergerak sudah mulai memanfaatkan satelit sebagai BS. Untuk itu digunakan satelit LEO karena jaraknya dekat dan batere MS tidak perlu terkuras banyak. Contohnya adalah satelit Garuda dari PSN. Masalahnya satelit ini mahal, sedangkan satelit LEO membutuhkan jumlah satelit banyak untuk mengcover seluruh dunia.

Perkembangan lain adalah penempatan sentral dan BTS disuatu kendaraan yang melayang diangkasa setinggi 20 km. Benda tersebut adalah sebuah balon helium yang dikendalikan oleh sebuah pesawat.

 

Sumber : ebook data komunikasi



0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by ELKOM UNESA Themes | Bloggerized by ELKOM UNESA - Premium Blogger Themes | Dibangun untuk kepentingan bersama